Tips Terhindar dari Kosmetik Ilegal dan Palsu

Oleh apt.Hesti Purwaningsih, S.Si.,M.Farm

Dosen Diploma Tiga Farmasi STIKes Santo Borromeus

 

Produk kecantikan berupa kosmetik dan perawatan kulit (skin care) tengah diminati oleh wanita baik remaja atau dewasa. Banyak produk kosmetik yang ditawarkan dengan berbagai merek dan harga. Produk dengan harga  yang murah dan efek yang instan/cepat menjadi pilihan yang paling diminati konsumen. Demi untuk mendapatkan efek yang instan terkadang kosumen tidak memperhatikan keamanan produk kosmetik yang dipilih.

Menjamurnya produk kosmetik di Indonesia memicu beredarnya kosmetik ilegal dan palsu yang dapat membahayakan kesehatan.Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya anda mengecek keamanan produk kosmetik yang akan dibeli .

Berikut ini adalah tips memilih kosmetik yang aman :

  1. Cek KLIK yaitu cek kemasan, label, izin edar dan tanggal kedaluarsa kosmetik

Yang pertama cek kemasan kosmetik, pastikan dalam kondisi yang baik dan tidak rusak/ cacat, kemudian pada labelnya tertera informasi produk. Selanjutnya adalah nomor izin edar pada kemasan. Produk yang legal dan aman memiliki  izin edar/kode notifikasi dari Badan POM. Sehingga bahan yang terkandung pada produk pun dijamin aman karena telah melalui pengujian di Badan POM. Pastikan kode notifikasi tersebut benar terdaftar pada web resmi BPOM yaitu  “Cek BPOM”   yang dapat diunduh lewat aplikasi. Jika produk kosmetik tidak memiliki kode notifikasi dan tidak terdaftar maka produk tersebut sudah pasti ilegal dan kandungan bahannya tidak terjamin. Berikutnya adalah lihat masa kedaluarsanya, produk yang terjamin mutunya pasti mencantumkan tanggal kedaluarsa. Produk kosmetik yang sudah kedaluarsa juga dapat menimbulkan efek yang merugikan kesehatan.

  1. Label Produk kosmetik

Sesuai dengan aturan Badan POM label kosmetik , harus mencantumkan :

  • Nama produk ( nama dagang)
  • Nama dan alamat produsen atau importir/ penyalur
  • Ukuran, isi atau berat bersih
  • Komposisi dengan nama bahan sesuai dengan KKI atau nomenklatur lain yang berlaku
  • Nomor izin edar
  • Nomor batch/ kode produksi
  • Kegunaan dan cara menggunakan
  • Bulan dan tahun kedaluarsa (untuk produk yang stabilitasnya kurang dari 30 bulan )
  • Tanda lain yang berkaitan dengan keamanan dan mutu

Label kosmetik pastikan memenuhi ketentuan Badan POM. Label kemasan kosmetik yang memenuhi ketentuan Badan POM menghindari kita dari produk yang ilegal.

  1. Hati-hati dengan harga murah dan efek instan

Sebagian besar konsumen lebih tertarik pada kosmetik yang dapat memberikan efek yang instan atau cepat, apalagi bisa didapat dengan harga yang murah. Produk yang demikian harus anda waspadai sebab sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa kosmetik dengan harga murah ternyata palsu dan ilegal. Banyak produk kosmetik ini yang merugikan kesehatan. Tahukah anda bahwa kosmetik juga dapat menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh, jika mengandung bahan kimia berbahaya. Selain dapat menyebabkan kelainan atau kerusakan pada kulit, bahan kimia berbahaya di kosmetik  juga dapat diserap oleh kulit dan masuk ke dalam tubuh , sehingga dapat menimbulkan keracunan bahkan dapat merusak organ vital tubuh seperti hati, ginjal dan otak. Karena itu, jangan mudah tertipu dengan harga murah,periksa lagi keaslian produk.

  1. Perhatikan bentuk fisik dan reaksi dari kosmetik

Untuk memastikan keamanan dari produk kosmetik yang anda beli, sebaiknya anda mencoba dulu tester kosmetiknya. Caranya dengan mengoleskan sedikit produk ke punggung tangan untuk melihat tekstur, warna dan aromanya  apakah cocok dengan kehendak anda, dan tidak terindikasi bau atau warna yang mencurigakan.

Perhatikan juga reaksi dari kosmetik tersebut di tangan anda , kosmetik yang aman tidak menyebabkan iritasi ataupun alergi.Sebaliknya, kosmetik palsu dapat menimbulkan reaksi berupa ruam merah, rasa gatal dan bengkak. Walaupun terkadang reaksi tersebut dapat muncul setelah beberapa kali pemakaian. Jika reaksi tersebut muncul segera hentikan pemakaian kosmetik, sebelum menimbulkan dampak yang merugikan bagi kesehatan.

Semua konsumen tentunya ingin menggunakan produk kecantikan yang mengandung bahan yang berkualitas dan aman. Sayangnya , tidak mudah untuk membedakan produk yang asli dan legal dengan produk yang palsu. Apalagi jika produk kosmetik diklaim dapat memberikan efek yang cepat, banyak konsumen yang tertarik dan tidak mempertimbangkan keamanannya. Produk kosmetik yang sering ditambah bahan kimia berbahaya adalah produk  pencerah kulit dan kosmetik dekoratif. Bahan kimia berbahaya tersebut memiliki efek negatif  yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa bahan kimia berbahaya dan dampak negatifnya yang pada umumnya terkandung pada produk kosmetik :

  1. Merkuri

Pada umumnya dicampurkan pada produk pemutih wajah dan tubuh , senyawa kimia ini bersifat karsinogenik (menimbulkan kanker) dan teratogenik (cacat pada janin)

  1. Asam Retinoat

Digunakan sebagai pengelupas kulit kimiawi (peeling) , memiliki efek berbahaya teratogenic.

  1. Hidrokuinon

Digunakan pada krim pemutih wajah, efek berbahaya yang ditimbulkan berupa iritasi kulit, ochronosis (kulit kehitaman) , mulai terlihat setelah kuarang lebih 6 bulan pemakaian dan kerusakannya bersifat permanen.

  1. Bahan pewarna K3 dan Merah K10, merupakan zat pewarna sintetik untuk pewarna tekstil.yang digunakan sebagai pewarna lipstik, dan kosmetik dekoratif lain (eye shadow, perona pipi). Selain resiko di atas bahan kimia tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi sensitif dan sangat rentan menimbulkan iritasi, alergi dan gatal. Selain itu dapat juga menyebabkan ketergantungan pada kulit.

Cara mudah untuk mengenali kosmetik ilegal dan palsu adalah tidak adanya izin edar atau nomor notifikasi. Cara lain yaitu dengan mengecek di “Cek BPOM ”, jika produknya terdaftar sudah dipastikan bukan kosmetik ilegal dan palsu.

 

Penulis :

apt.Hesti Purwaningsih, S.Si.,M.Farm

Dosen Diploma Tiga Farmasi STIKes Santo Borromeus

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.