Pelaksanaan Ujian OSCE D3 Farmasi

(Padalarang, 30 Agustus 2022) Uji Kompetensi dengan metode CBT bagi mahasiswa Diploma Tiga Farmasi telah dilaksanakan secara nasional oleh Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI). Namun, APDFI belum melaksanakan ujian kompetensi praktik, atau yang dikenal dengan OSCE (Objective Structured Clinical Examination) bagi Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). 

Program Studi Diploma Tiga Farmasi STIKes Santo Borromeus merasa tetap perlu melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan untuk peningkatan kualitas lulusan. Pelaksanaan Ujian OSCE ini dilakukan di Laboratorium Manajemen dan Laboratorium Farmasetika, Kampus STIKes Santo Borromeus pada tanggal 30 Agustus 2022 dan diikuti oleh 28 mahasiswa.

Pelaksanaan Ujian OSCE ini juga melibatkan organisasi profesi, yaitu PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Bandung Barat. Ketua PAFI PC Bandung Barat, Ibu Ranni Nuraeny Octaviany, Amd.Farm yang bertugas mengamati dan menguji mahasiswa saat pelaksanaan ujian memberi beberapa masukan untuk pelaksanaan OSCE ke depan, antara lain station tambahan dan perlengkapan TTK saat melakukan peracikan.



Cakupan materi ujian meliputi :

Pengelolaan Perbekalan Farmasi yang terdiri dari,

  1. Perencanaan 
  2. Penerimaan 
  3. Penyimpanan 
  4. Pelaporan
  5. Pemusnahan

Pelayanan Kefarmasian yang terdiri dari,

  1. Pengkajian resep
  2. Pelayanan informasi obat 
  3. Swamedikasi

Ujian ini dibagi menjadi beberapa station, namun baru difokuskan pada bidang farmasi klinis dan komunitas. Hal ini dilakukan sesuai dengan visi keilmuan prodi, yaitu menjadi program studi yang unggul di bidang farmasi klinis dan komunitas, yang berkaitan dengan teknis pelayanan kefarmasian.

Semoga dengan Pelaksanaan OSCE ini Program Studi D3 Farmasi semakin unggul!!

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *